Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering
"Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa apabila mereka dibayang-bayangi pikiran jahat (berbuat dosa) dari setan, mereka pun segera ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat (kesalahan-kesalahannya)." {QS Al A'raf (7) : 199-201}
Nyatanya, dunia ini memanglah sebenar-benarnya ladang untuk kita mengumpulkan bekal di akhirat nanti. Bekal yang dapat kita raih dengan penuh bahagia, namun tak jarang, juga harus dilewati dengan penuh air mata. Dunia yang berisi kehidupan yang penuh tantangan. Selesai dari satu tantangan, kemudian berpindah ke tantangan yang lainnya. Yang pasti, setiap berpindah tantangan, akan selalu meningkat kesulitannya.
Sudah menjadi sunnatullah, bahwa dalam suatu perjalanan seorang hamba, akan ada masa nya merasakan rasa sakit hati. Bagi sebagian orang, mungkin rasa sakit itu dapat ditoleransi dengan lebih cepat, namun tak sedikit juga yang berjuang untuk dapat memaafkan dan berdamai dengan rasa sakit itu sendiri. Ya, ini tentang memaafkan. Maafkanlah siapapun yang telah hadir dan dengan sengaja mau pun tidak sengaja membuatmu tidak nyaman, bahkan terluka. Maafkanlah, sebab kemaafan itu bukan untuk dia, melainkan untuk dirimu sendiri. Kamu berhak untuk merasa tenang, aman, dan nyaman, serta kembali melanjutkan kehidupan dengan merajut kebahagiaan tanpa batas yang Ia izinkan.
Yakinlah bahwa Allah adalah sebaik-baik pelindung, Allah Maha Melihat dan Maha Mendengar. Allah menyaksikan dan sangat mendengar setiap tangisan di atas sajadahmu, bahkan di tengah kegelapan malam sekalipun. Walau terkadang Allah menakdirkan hal yang menurutmu menyakitkan, tetaplah berbaik sangka pada Dzat-Nya Yang Maha Mulia. Sebab kita sangat tidak tahu apa yang sedang Allah persiapkan untuk kehidupan kita di masa yang akan datang. Yakinlah setiap ujian yang sedang kamu hadapi saat ini adalah sebuah proses pendewasaan agar kamu menjadi pribadi yang kuat dan bertaqwa.
Dan memang inilah kehidupan... Yang isinya adalah segala hal yang Allah izinkan untuk terjadi. Sebagaimana yang Rasulullah SAW sabdakan, bahwa "Pena telah diangkat dan lembaran telah kering". Maka, ridhalah terhadap takdir yang telah Ia gariskan. Meski terlihat berat, namun inilah waktunya untuk kamu dapat menyerahkan sepenuhnya keyakinan dirimu pada Ia yang tak pernah mengecewakan. Peganglah baik-baik apa yang Rasulullah pesankan, "Wahai anak kecil! Sungguh aku ingin mengajarkanmu beberapa kalimat; Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapatkan Allah di hadapanmu. Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah dan jika engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Dan ketahuilah bahwasanya seluruh umat manusia kalau mereka ingin memberimu manfaat dengan sesuatu, maka mereka tidak akan bisa memberikan manfaat kecuali dengan sesuatu yang telah Allah takdirkan untukmu. Dan kalau seandainya mereka berkumpul untuk membahayakanmu dengan sesuatu, maka mereka tidak akan bisa membahayakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tuliskan untukmu. Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering." (HR Tirmidzi)
.png)
Komentar
Posting Komentar