Bagaimana pun, ayah adalah laki-laki pertama yang sangat bahagia atas kelahiran kita ke dunia ini. Laki-laki pertama yang mengusahakan segala yang terbaik untuk kehidupan kita. Ayah adalah laki-laki yang bertanggungjawab atas kehidupan kita di dunia, dan akhirat. Tidak ada sekolah untuk menjadi ayah, namun ayah adalah ayah terbaik bagi setiap anak. 

          Ayah, tetaplah manusia biasa, yang memiliki kelebihan, namun tak pernah lepas dari keterbatasan. Langkahnya mungkin tak sempurna, tapi, ketidaksempurnaan itu justru menjadi pemberi warna dalam setiap cerita. 

          Banyak hal yang sudah ayah perjuangkan dan korbankan untuk kebahagiaan istri dan anaknya, bahkan mengorbankan kepentingan dirinya sendiri. Kasih sayangnya mungkin tidak diungkapkan seperti seorang ibu yang selalu vokal mengungkapkan cinta. Namun, rumah yang nyaman, kebutuhan yang terpenuhi, dan segala yang terbaik yang kita rasakan, adalah banyaknya bukti dari cinta seorang ayah. 

          Akan ada masanya seorang ayah dan anak berbeda pendapat, hingga terasa sangat jauh secara emosional, seperti jauhnya langit dan bumi. Namun demikian, setiap ayah pasti memiliki alasan tersendiri atas keputusannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendidik, Adalah Amanah Besar yang Dititipkan di Pundak Seorang Guru

Journey w/ Varicella zoster