Bekal untuk Kembali
Bicara tentang kehidupan bukanlah hanya bicara
tentang dunia, namun lebih jauh dari itu. Sebab, dunia hanyalah tempat kita
menanam kebaikan sebanyak-banyaknya dan tak lebih dari ke-fana-an belaka. Akan
ada hari dimana dunia habis tak tersisa, langit akan lenyap, gunung-gunung akan
hancur, bintang-bintang akan berjatuhan, bahkan manusia seperti laron yang
beterbangan. Dahsyat, bukan? Tentu tak berhenti disitu, kelak kita akan
beranjak menuju padang mahsyar untuk dikumpulkan, lalu ditimbang amal baik dan
buruk setiap insan. Luar biasa! Maka beruntunglah bagi orang-orang yang beriman
dan tak pernah lelah dalam melakukan kebaikan yang diiringi dengan rasa ikhlas
semata karena mencari ridha-Nya.
“Dan orang-orang
yang berhijrah dijalan Allah, kemudian mereka terbunuh atau mati, sungguh,
Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (surga). Dan sesungguhnya
Allah adalah pemberi rezeki yang terbaik” {QS.
Al-Hajj:58}.
Allah adalah sebaik-baik muara pengharapan. Saat
tekad sudah membulat, seakan Allah selalu meyakinkan setiap hamba, bahwa
kembalilah bertawakkal “pada-Ku”, bukan bertawakkal pada “ikhtiarmu”.
Lagi-lagi, mental tauhid harus selalu kita perbarui setiap saat, satu
diantaranya adalah bahwa kita hanya makhluk yang penuh ketidaktahuan, jika
dibandingkan dengan Allah yang Maha Tahu, maka jangan sampai kita merasa seakan-akan
lebih tahu daripada Allah. Termasuk saat berdoa. Yakinlah, bahwa setiap doa
sudah Allah kabulkan dengan waktu dan tempat yang telah Ia tentukan. Jika doa
itu belum terwujud di dunia, maka di akhirat kelak kita akan melihat tumpukan
doa yang belum sempat Allah kabulkan selama di dunia. So, yuk kita hilangkan
seluruh keraguan kita kepada-Nya, terutama saat berdoa J. maasyaaAllah.
Mari kita buka lembaran baru atas banyaknya
ke-absen-an kita dalam mentafakkuri dan mensyukuri segala nikmat yang telah
Allah beri. Yakinlah, saat kita berniat untuk memperbarui taubat dan menjadi
lebih baik, Allah akan membuka pintu rahmat-Nya, menyambut kita penuh gembira,
serta menyiapkan kejutan terbaik didepan sana. Maka, penuhilah segala
seruan-Nya dengan hati yang ikhlash, pasanglah strategi dengan doa yang selalu
mengiringi, dan tetaplah berada dalam kebaikan hingga malaikat menjemput untuk
pulang.

Komentar
Posting Komentar